Office
Graha Surveyor Indonesia 16th Floor
Jl.jend.Gatot Subroto Kav. 56
Jakarta 12950 - Indonesia
phone. (6221) 5265188 - 89
Fax. (6221) 5265190
admin@jmtlawhouse.com
jmtlawhouse.com

IHSG Bangkit Ditopang Aksi Borong Saham Investor Lokal

 

Liputan6.com, Jakarta – Usai ditutup melemah pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit didorong aksi borong saham pada awal sesi perdagangan saham Jumat (12/10/2018).

IHSG dibuka menguat 0,34 persen atau 19,665 poin ke posisi 5.722,487. Indeks saham LQ45 naik 1,16 persen ke posisi 904,22. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Sebanyak 112 saham menguat, 44 saham melemah dan 121 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi 5.755,717 dan terendah 5.722,487.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 16.107 kali dengan volume perdagangan 477,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 296,4 miliar. Investor domestik melakukan aksi beli saham Rp 264,6 miliar di pasar regular. Nilai tukar rupiah menguat ke posisi 15.229 per dolar AS.

Seluruh sektor saham tercatat menghijau dengan penguatan dipimpin sektor aneka industri sebesar 1,46 persen, sektor keuangan 1,27 persen dan sektor infrastruktur 1,23 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham Garuda Food naik 25 persen ke posisi Rp 3.000 per saham, saham Bank Dinar melonjak 25 persen ke posisi Rp 330 per saham, dan saham Super Energy mendaki 24,6 persen ke posisi Rp 785 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham Garda Tujuh Buana turun 9,4 persen ke posisi Rp 270 per saham, saham Pelat Timah Nusantara merosot 6,04 persen ke posisi Rp 280 per saham dan saham Batavia Properindo tergelincir 5,73 persen ke posisi Rp 740 per saham.

Pada Kamis (11/10/2018), IHSG ditutup melemah 2,02 persen atau 117,84 poin ke posisi 5.702,8. Adapun indeks saham LQ45 melemah 2,33 persen ke posisi 893,64. Seluruh indeks saham acuan anjlok.

Sebanyak 78 saham menguat. Kemudian 337 saham melemah sehingga menekan IHSG dan 93 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi 5.746,24 dan terendah 5.669,72.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 370.313 kali dengan volume perdagangan 11 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,1 triliun.

Investor asing jual saham Rp 1,13 triliun di total pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 15.305. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Seluruh sektor saham tertekan. Sektor aneka dasar melemah 2,92 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham keuangan yang susut 2,68 persen dan sektor saham pertambangan merosot 2,46 persen.