Office
Graha Surveyor Indonesia 16th Floor
Jl.jend.Gatot Subroto Kav. 56
Jakarta 12950 - Indonesia
phone. (6221) 5265188 - 89
Fax. (6221) 5265190
admin@jmtlawhouse.com
jmtlawhouse.com

Intip Gerak Saham Smartfren dan XL Axiata

Liputan6.com, Jakarta – Pergerakan saham emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Smartfren Tbk (FREN) cenderung menguat dalam sepekan.

Adanya kabar kedua emiten telekomunikasi itu akan merger atau konsolidasi membayangi laju saham FREN dan EXCL.

Mengutip data RTI, Selasa (19/2/2019), saham FREN menguat 24,53 persen ke posisi 264 pada periode 11-15 Februari 2019. Saham FREN sempat berada di posisi tertinggi 264 dan terendah 189 persen. Total volume perdagangan saham 1,81 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 408,7 miliar.

Kalau dilihat selama sebulan, saham FREN sudah meroket 95,92 persen ke posisi 288 per saham. Saham FREN sepanjang Februari 2018 sempat berada di posisi tertinggi 324 dan terendah 135 per saham.

Saham FREN membukukan volume perdagangan 5,76 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,3 triliun. Total frekuensi saham 156.520 kali.

Namun, penguatan saham FREN terhenti pada perdagangan Selasa 19 Februari 2019. Saham FREN tergelincir 3,36 persen ke posisi 288 per saham. Volume perdagangan saham tercatat 625,71 juta saham dengan nilai transaksi Rp 190 miliar. Total frekuensi perdagangan saham 22.120 kali.

FREN pun akan gelar paparan publik insidentil pada Rabu 20 Februari 2019. Dalam paparan publik yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan kalau perseroan meningkatkan kinerja perusahaan untuk menumbuhkan jumlah pelanggan dan pendapatan. Selain itu, melakukan efisiensi operasional untuk meningkatkan ebitda dan profitabilitas.

Lalu bagaimana pergerakan saham PT XL Axiata Tbk (EXCL)?

Selama sepekan pada 11-15 Februari 2019, saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat 7,34 persen ke posisi 2.340 per saham. Saham EXCL sempat berada di level tertinggi 2.440 dan terendah 1.995 per saham. Total volume perdagangan saham 354,91 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 781,7 miliar. Total frekuensi perdagangan saham 31.855 kali.

Sepanjang Februari 2019, saham EXCL meroket 20,28 persen ke posisi 2.610 per saham. Saham EXCL sempat berada di level tertinggi 2.660 dan terendah 1.995 per saham. Total volume perdagangan 664,18 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,5 triliun. Total frekuensi perdagangan 66.156 kali.

Pada perdagangan saham, Selasa 19 Februari 2019, saham EXCL menguat 3,16 persen ke posisi 2.610 per saham. Volume perdagangan saham 71,60 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 185,4 miliar.

Saat dikonfirmasi mengenai kabar bakal merger dengan Smartfren, Direktur Utama PT XL Axiata Tbk, Dian Sisworini belum dapat menjelaskan hal tersebut. Ia menuturkan, hal itu merupakan wewenang pemegang saham.

“Sudah jadi rahasia umum semua operator sudah berbicara satu sama lain untuk menggali kemungkinan konsolidasi yang memang diperlukan oleh industri telekomunikasi di Indonesia untuk menjadi lebih sehat. Tapi kami tidak bisa memberikan informasi lebih jauh karena hal ini merupakan kewenangan pemegang saham mayoritas,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat.

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham yang di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA).

BEI menyatakan, informasi terakhir mengenai emiten pada 14 Januari 2019 mengenai laporan penggunaan dana hasil penawaran umum.

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham Smartfren itu, perlu disampaikan bursa saat ini mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

Oleh karena itu, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Selain itu juga mengkaji rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.

Bila melihat data RTI, saham FREN sepanjang tahun berjalan 2019, saham FREN melonjak 171,79 persen ke posisi 212 per saham. Saham FREN sempat berada di level tertinggi 224 dan terendah 77 per saham. Total volume perdagangan saham 6,26 miliar. Nilai transaksi Rp 870,8 miliar.

Melihat selama sepekan periode 4-8 Februari 2019, saham FREN menguat 55,88 persen ke posisi 212 per saham. Saham Smartfren sempat berada di level tertinggi 224 dan terendah 136 per saham. Volume perdagangan saham 2,27 miliar saham. Nilai transaksi Rp 427,9 miliar.