Office
Graha Surveyor Indonesia, 16th
Floor, JL. Jend. Gatot Subroto,
Kaling 56, Jakarta, 12950
(6221) 5265188
(6221) 5265190
admin@jmtlawhouse.com
jmtlawhouse.com

Sri Mulyani Cerita Ketatnya Proses Seleksi Anggota DK OJK 2022-2027

by

Arief Rahman Hakim

07 Mar 2022, 13:15 WIB

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambangi Istana Kepresidenan Bogor untuk menyampaikan hasil seleksi calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menyebut ada 21 nama calon yang telah lolos seleksi tahap 4 atau wawancara.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Dewan Komisioner OJK ini juga menyebut, 21 nama yang akan disetor ke Presiden Joko Widodo telah melewati seleksi dari sebelumnya 29 orang.

“Pansel hari ini menyampaikan kepada Presiden hasil seleksi tahap 4 dan keseluruhan tahap seleksi tersebut. Dengan menetapkan 21 calon yang lolos tahap keempat dimana 21 calon ini adalah 3 calon untuk masing-masing jabatan,” katanya dalam konferensi pers dari Istana Kepresidenan Bogor, Senin (7/3/2022).

Dengan pelaporan ini, maka rangkaian seleksi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi telah usai. Selanjutnya, Jokowi akan memilih nama-nama dari daftar yang disampaikan untuk diteruskan kepada pemilihan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Sri Mulyani menyampaikan, pada proses seleksi tahap keempat, dilakukan wawancara dan afirmasi. Tahapan ini dilakukan pada 2-5 Maret 2022 lalu terhadap 29 calon ADK yang lolos seleksi tahap ketiga sebelumnya.

“Dalam pendalaman melalui wawancara dan afirmasi, kita melakukan pendalaman berdasarkan visi misi pemahaman dalam memahami permasalahan baik internal OJK maupun industri keuangan, serta tantangan dan program untuk menguatkan OJK sebagai organisasi pengawasan dan pengaturan sektor keuangan kedepan,” terangnya.

Lebih lanjut, Menkeu Sri Mulyani menyebut dalam prosesnya ditekankan tentang kualitas kepemimpinan. Serta kemampuan calon-calon anggota Dewan Komisioner OJK ini bergerak secara tim.

“Dalam tahap ini juga dilakukan pendalaman terutama menyangkut kualitas kepemimpinan, integritas dari calon dan terutama ayng penting karena Dewan Komisioner OJK adalah kolektif kolegial maka ditekankan pada kemampuan untuk bekerja sama secara tim,” katanya.

“Baik untuk mengelola OJK internal maupun di dalam mengatur dan mengawasi sektor keuangan industri dan mengembangkan kedepan,” imbuh dia.


Leave a Reply

Your email address will not be published.