Office
Graha Surveyor Indonesia 16th Floor
Jl.jend.Gatot Subroto Kav. 56
Jakarta 12950 - Indonesia
phone. (6221) 5265188 - 89
Fax. (6221) 5265190
admin@jmtlawhouse.com
jmtlawhouse.com

IHSG Bangkit ke Zona Hijau

 

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bangkit dengan bergerak di zona hijau pada pembukaan saham Jumat pagi ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Jumat (4/10/2019), IHSG menguat 14,21 poin atau 0,24 persen ke level 6.052,74.

Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG melanjutkan penguatan dengan naik 21 poin atau 0,36 persen ke 6.059,0.

Sementara itu, indeks saham LQ45 menguat 0,66 persen ke posisi 941,57. Seluruh indeks saham acuan bergerak di hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.060,63 dan terendah di 6.048,2.

Sebanyak 119 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 42 saham melemah dan 86 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 8.051 kali dengan volume perdagangan 80,9 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 81,8 miliar.

Investor asing jual saham Rp 6,47 miliar di total pasar dan posisi rupiah di angka 14.133 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya saham konsumsi di zona merah. Sementara sektor industri dasar naik 0,71 persen dan mencetak kenaikan terbesar. Kemudian sektor keuangan menguat 0,59 persen dan aneka industri naik 0,37 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain SKYB naik 8,5 persen ke Rp 89 per saham, APEX naik 8,06 persen ke Rp 670 per saham, dan POLU naik 6,98 persen ke Rp 2.300 per saham.

Sementara saham-saham yang melemah sehingga menekan IHSG antara lain PJAA yang turun 6,19 persen ke Rp 1.060 per saham, SRAJ turun 6,20 persen ke level Rp 242 per saham dan RISE turun 4,24 persen ke Rp 565 per saham.

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan terdongkrak pada perdagangan Jumat (4/10/2019). Sejumlah analis sepakat indeks akan bergerak ke zona hijau.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gustama menjabarkan, dari sisi teknikal, IHSG cukup berpotensi menguat usai belakangan terkoreksi tajam.

Tetapi Nafan tak mengelak, penguatan indeks memang masih bersifat terbatas. Selain itu, pihaknya juga memproyeksi IHSG hanya akan rebound dalam rentang waktu yang singkat.

Secara teknis, dia meyakini IHSG akan berlabuh positif pada level support 5.942 dan resistance 6.141.

Seirama, Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya menjelaskan, IHSG berpeluang naik. Tetapi, kenaikan bersifat tipis.

Untuk itu, pihaknya meramalkan indeks hanya akan bergerak menghijau dengan ditransaksikan pada level support dan resistance 6.002-6.061